<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Website | resmi | SDN 14 Singkawang</title> 
				<description>Menyajikan berita terbaru, tentang SDN 14 Singkawang</description>
				<link>https://sdn14singkawang.my.id/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>-</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>-</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>SDN 14 Singkawang Sabet Juara 2 pada Penalty Cup KKG PJOK Singkawang Tengah</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/sdn-14-singkawang-sabet-juara-2-pada-penalty-cup-kkg-pjok-singkawang-tengah</link>
						                <description>KKG PJOK Singkawang Tengah menyelenggarakan Lomba Penalty Cup selama dua hari, tanggal 4 - 5 Rabu–Kamis, yang diikuti oleh berbagai sekolah dasar di wilayah Singkawang Tengah. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat olahraga serta mempererat kebersamaan antar sekolah.

Dalam lomba tersebut, SDN 14 Singkawang berhasil meraih Juara 2, sebuah pencapaian yang patut dibanggakan.

Kepala SDN 14 Singkawang menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.


“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih. Ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat sportivitas para peserta serta dukungan guru pendamping,” ujarnya.


Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

 

 

Penulis : Pak Guru Keren
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pembelajaran Mendalam | Sistem Informasi Kurikulum Nasional</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/pembelajaran-mendalam--sistem-informasi-kurikulum-nasional</link>
						                <description>PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 13 TAHUN 2025
TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 12 TAHUN 2024 TENTANG KURIKULUM
PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

https://drive.google.com/file/d/11orP19NPFRVOSxQzHFq_vlurNVVO8Y5P/view?usp=sharing

Panduan Pembelajaran dan Asesmen https://drive.google.com/file/d/1PBd960WRc_bf_XWp7gqU8ZFMOTySXdOs/view?usp=sharing

NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CAPAIAN PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH https://drive.google.com/file/d/1UlB_DqAMpBoamoiClfEoc1_ofwm4-6Aw/view?usp=sharing

Panduan Mapel semua https://kurikulum.kemdikbud.go.id/panduan-mapel

Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua https://drive.google.com/file/d/1UKFUg4NsjaC9kJtF31s7jJGw_ioDZgga/view?usp=sharing

 

 

 
</description>
					                </item><item>
						                <title>OPS DAPODIK</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/ops-dapodik</link>
						                <description></description>
					                </item><item>
						                <title>Singkawang Street Fashion 2025</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/singkawang-street-fashion-2025</link>
						                <description>Gabungan Gugus 2 Singkawang Tengah yang terdiri dari SDN 14 Singkawang, SDN 3 Singkawang, SDN 6 Singkawang, dan SDN Pensil turut memeriahkan ajang Singkawang Street Fashion 2025, salah satu agenda utama dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Singkawang. Acara ini digelar pada 10 Oktober 2025 di area Mess Daerah dan diikuti berbagai komunitas, sekolah, dan pelaku seni. Partisipasi Gugus 2 menjadi bentuk nyata dukungan dunia pendidikan terhadap pelestarian budaya lokal.

Busana yang dikenakan peserta Gugus 2 terinspirasi dari pakaian adat daerah, dikombinasikan dengan sentuhan modern yang penuh warna. Motif batik , hiasan , serta kain tradisional menjadi ciri khas tampilan mereka. Setiap desain mencerminkan kekayaan budaya lokal yang dipadukan , sehingga tampil menarik dan unik di hadapan penonton.Melalui partisipasi Gabungan Gugus 2 Singkawang Tengah dalam Singkawang Street Fashion 2025, dunia pendidikan menunjukkan peran penting dalam menjaga budaya lokal. Para Guru tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku budaya yang berani tampil dan berkreasi. 

 

Penulis : Pak GrGntng 11/10/2025
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pekan Kebudayan Daerah Kota Singkawang</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/pekan-kebudayan-daerah-kota-singkawang</link>
						                <description>Dalam rangka memeriahkan Hari Kebudayaan Nasional dan Hari Jadi ke-24 Pembentukan Kota Singkawang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 dengan tajuk “Harmonisasi Semesta untuk Nilai-Nilai Kebudayaan Lokal”. Acara ini berlangsung mulai 10 hingga 18 Oktober 2025 di dua titik utama, yakni Mess Daerah dan STIE Mulia.

PKD tahun ini menjadi momentum strategis untuk mempertegas identitas budaya Singkawang yang multikultural, dengan menghadirkan beragam pentas seni dan lomba kebudayaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai etnis dan usia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan PKD merupakan bentuk implementasi dari strategi pemajuan kebudayaan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita ke-8 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni pelestarian dan penguatan jati diri bangsa melalui kebudayaan. 

“PKD 2025 adalah ruang ekspresi dan interaksi budaya yang inklusif. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam merawat dan mengembangkan warisan budaya lokal,” ujar Asmadi, Kamis (9/10/2025). yang di langsir dari sumber https://mediacenter.singkawangkota.go.id/ 

Beragam agenda spektakuler dimulai dengan Singkawang Street Fashion pada 10 Oktober 2025 di Mess Daerah yang di gelar pada hari ini.

BERIKUT AGENDA KEGIATAN UTAMA PKD 2025


	
		
			
			
				
					
						Tanggal
						Kegiatan
						Lokasi
					
				
				
					
						10 Okt
						Singkawang Street Fashion (Pembukaan awal)
						Mess Daerah
					
					
						11–12 Okt
						Lomba Barongsai Tradisional se-Kalbar
						STIE Mulia
					
					
						12 Okt
						Pembukaan Resmi oleh Wali Kota & Forkopimda
						Mess Daerah
					
					
						12 Okt (mlm)
						Dinner Kebersamaan
						Mess Daerah
					
					
						13–18 Okt
						Pentas Seni dan Budaya (lintas etnis dan usia)
						Beragam lokasi
					
					
						14–15 Okt
						Festival Tari Melayu & Tari Dayak se-Kalbar
						Belum disebutkan
					
					
						17 Okt
						Eksibisi Batik, Seni Lukis, Wayang Gantung
						Mess Daerah
					
					
						17 Okt
						Singkawang Menari (pertunjukan kolosal)
						TBA
					
					
						18 Okt
						Penutupan PKD 2025 & Singkawang Berdendang
						TBA
					
				
			
			
		
	


 

CATATAN TAMBAHAN


	
	Acara melibatkan masyarakat dari berbagai etnis dan usia, menjadikannya sebagai pesta budaya rakyat yang inklusif.
	
	
	Dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari unsur pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.
	
	
	Menjadi ajang kolaborasi antar komunitas budaya, seniman lokal, serta pelaku UMKM.
	


 

 

Penulis : Pak GrGntng /10/10/2025
</description>
					                </item><item>
						                <title>Di Hari Batik Nasional,SDN 14 Singkawang dapat bantuan Papan Interaktif Digital (IFP)</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/di-hari-batik-nasionalsdn-14-singkawang-dapat-bantuan-papan-interaktif-digital-ifp</link>
						                <description>Harus Paham Nihh . . . . .

Perbedaan utama Smart TV dan Papan Interaktif Digital (IFP)

Alhamdulilah pemerintah sudah memperhatikan sekolah - sekolah ,salah satunya Sekolah saya yang dapat bantuan berupa Papan Interaktif Digital (IFP) ketepatan di Hari Batik Nasional, 

Jadi / . . . . .

Perbedaan utama Smart TV dan Papan Interaktif Digital (IFP) adalah fokus penggunaannya (hiburan vs. pembelajaran/kolaborasi) dan tingkat interaktivitas (pasif vs. sentuhan langsung). IFP dirancang untuk interaksi aktif seperti menulis dan menggambar di layar menggunakan pena digital, sementara Smart TV lebih berfungsi pasif untuk menonton konten dengan hanya mengandalkan remote atau suara. 

Smart TV


	Tujuan:Hiburan di rumah, seperti menonton film, video daring, atau tayangan TV. 
	Interaktivitas:Pasif, hanya menampilkan konten dan dapat dikendalikan dengan remote atau suara. 
	Fitur:Akses aplikasi hiburan, streaming, dan terkadang bisa menampilkan file dari USB/laptop, tetapi tidak untuk interaksi langsung di layar. 


Papan Interaktif Digital (IFP)


	Tujuan:Pembelajaran dan kolaborasi interaktif di kelas, rapat, atau ruang bisnis. 
	Interaktivitas:Sangat aktif, memungkinkan pengguna menulis, menggambar, dan berkolaborasi langsung di layar menggunakan fitur sentuh dan pena digital. 
	Fitur:Whiteboard digital, mendukung aplikasi pembelajaran, kuis interaktif, perekaman sesi, dan dapat berfungsi tanpa internet untuk fitur dasar menulis dan menyimpan catatan. 


Kesimpulan


	Pilih Smart TV jika tujuan utama Anda adalah untuk hiburan di rumah.
	Pilih IFP
	Versi 1 (Formal & Ringkas)

	
	“Gunakan IFP sebagai solusi platform untuk diskusi interaktif, pembelajaran, dan kolaborasi di dunia pendidikan.”
	

	Versi 2 (Persuasif)

	
	“Pilih IFP untuk pengalaman belajar yang lebih interaktif, efektif, dan kolaboratif di lingkungan pendidikan Anda.”
	

	Versi 3 (Fokus Kolaborasi)

	
	“IFP, platform yang memudahkan diskusi, pembelajaran, dan kolaborasi bagi pendidik dan peserta didik.”
	

	Versi 4 (Gaya Brosur)

	
	“Maksimalkan diskusi, pembelajaran, dan kolaborasi Anda dengan IFP – platform interaktif untuk dunia pendidikan.”
	

	Versi 5 (Gaya Slogan)

	
	“IFP – Diskusi. Belajar. Kolaborasi. Semua dalam satu platform.”
	

	 
	


                                                                                                Penulis : Pak GrGntng / 2 Oktober 2025
</description>
					                </item><item>
						                <title>20 Prompt Gemini AI Gabung Foto Masa Kecil dan Dewasa</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/20-prompt-gemini-ai-gabung-foto-masa-kecil-dan-dewasa</link>
						                <description>Tren menggabungkan foto masa kecil dan dewasa menggunakan Gemini AI semakin populer di kalangan pengguna.

Fitur ini memungkinkan seseorang yang sudah dewasa tampil berinteraksi dengan versi dirinya saat kecil dalam satu frame foto yang menyentuh.

Banyak yang memanfaatkannya untuk merefleksikan cita-cita masa kecil dengan pencapaian di masa sekarang.

Untuk menghasilkan foto gabungan yang memuaskan, pengguna perlu memasukkan teks perintah atau prompt yang tepat ke dalam Gemini AI.

Platform AI dari Google ini kini dilengkapi dengan alat baru bernama Gemini 2.5 Flash Image atau Nano Banana.

Alat inilah yang memproses gambar unggahan pengguna menjadi gambar baru, dengan tetap mempertahankan objek wajah asli dari foto yang diunggah.

Kemampuan ini membuka peluang bagi siapa saja untuk membuat kreasi visual yang personal dan emosional.

Seperti yang dijelaskan dalam artikel Kebangkitan Gemini: Bagaimana Google Mampu Mengubah Arah AI yang Berorientasi Konsumen Hanya Dalam Tempo Satu Tahun, perkembangan pesat Gemini telah membawanya ke berbagai fitur kreatif, termasuk pembuatan foto.

Kumpulan Prompt Gemini AI untuk Foto Masa Kecil dan Dewasa

Berikut adalah 20 contoh prompt Gemini AI foto masa kecil dan dewasa yang bisa langsung Anda salin dan tempel (copas) ke dalam platform. Prompt ini dirancang untuk menghasilkan berbagai suasana dan konsep.


	“Buat foto seorang pria dewasa memeluk bahu dirinya yang masih kecil, di taman bermain dengan cahaya senja yang hangat, gaya fotografi realistik.”
	“Hasilkan gambar wanita dewasa sedang duduk berdampingan dengan versi kecilnya di bangku taman, keduanya tersenyum, nuansa nostalgic dan lembut.”
	“Buat ilustrasi digital seorang anak kecil menunjuk ke arah dirinya yang sudah dewasa, latar belakang peta dunia, simbolisasi meraih cita-cita.”
	“Foto seorang ayah (versi dewasa) mengajari anak kecil (dirinya sendiri) mengendarai sepeda di jalan pedesaan, gaya foto dokumenter.”
	“Hasilkan gambar dua sosok, dewasa dan kecil, berbagi es krim di teras rumah, suasana ceria dan penuh warna.”
	“Buat foto seorang wanita dewasa membacakan buku cerita untuk dirinya yang masih kecil di perpustakaan mini, pencahayaan dramatis.”
	“Gambar seorang pria dewasa memandang matahari terbenam bersama anak kecil (dirinya), di puncak bukit, gaya cinematic.”
	“Hasilkan foto monokrom seorang dewasa dan kecil sedang bermain bola di lapangan, menangkap momen aksi yang dinamis.”
	“Buat ilustrasi seorang anak kecil bermimpi menjadi pilot, dengan bayangan dirinya yang dewasa berdiri di samping pesawat.”
	“Foto seorang ibu (versi dewasa) menggendong bayi (dirinya sendiri) dengan penuh kasih sayang, di kamar dengan hiasan dinding pastel.”
	“Hasilkan gambar dua generasi, dewasa dan kecil, sedang menanam pohon bersama, simbol pertumbuhan dan harapan.”
	“Buat foto seorang kakak (dewasa) dan adik (dirinya kecil) sedang tertawa lepas di atas seluncuran, gaya foto candid.”
	“Gambar seorang dewasa memberikan mahkota kepada dirinya yang kecil, di istana yang megah, nuansa fantasi dan impian.”
	“Hasilkan foto seorang atlet dewasa memberikan medali kepada dirinya yang masih kecil, di podium, ekspresi bangga.”
	“Buat ilustrasi seorang musisi dewasa bermain gitar untuk anak kecil (dirinya) yang mendengarkan dengan kagum, di studio musik.”
	“Foto seorang dewasa dan kecil sedang memandang bintang dengan teleskop, di atap rumah, suasana tenang dan penuh renungan.”
	“Hasilkan gambar seorang dokter dewasa memeriksa telinga anak kecil (dirinya) dengan stetoskop, di klinik mainan, nuansa playful.”
	“Buat foto seorang penulis dewasa sedang bercerita pada anak kecil (dirinya) tentang petualangan, di dalam perpustakaan ajaib.”
	“Gambar seorang dewasa mengulurkan tangan untuk menari dengan dirinya yang kecil, di ballroom kosong, gaya elegan dan klasik.”
	“Hasilkan foto seorang arsitek dewasa dan anak kecil (dirinya) bersama-sama membangun menara dari balok kayu, di ruang kreatif.”


Kemudahan membuat foto profesional dengan prompt sederhana ini juga selaras dengan temuan dalam artikel Google Gemini AI Bisa Buat Foto Profesional dengan Prompt Sederhana. Teknologi ini semakin mendemokratisasi kreasi konten visual bagi semua kalangan.

Tips Menyusun Prompt dan Etika Penggunaan

Selain menyalin prompt yang sudah tersedia, pengguna juga didorong untuk berkreasi menyusun prompt sendiri agar hasilnya lebih personal dan sesuai keinginan.

Dalam menyusun prompt, deskripsikan dengan jelas elemen-elemen seperti pose yang diinginkan, latar belakang (background), nuansa warna, pencahayaan, dan gaya fotografi (misalnya, realistik, ilustrasi, cinematic).

Semakin detail deskripsi yang diberikan, semakin besar kemungkinan AI akan menghasilkan gambar yang mendekati imajinasi pengguna.

Seperti yang terlihat pada tren Gemini AI yang viral membuat foto keluarga, kekuatan deskripsi sangat menentukan hasil akhir.

Namun, di balik kemudahan dan keseruan ini, penting untuk mengedepankan etika dalam penggunaan AI image generator seperti Gemini.

Jika kreasi foto melibatkan gambar atau foto orang lain, pengguna sebaiknya meminta izin terlebih dahulu sebelum mengunggahnya ke platform AI.

Selain itu, hindari menyebarluaskan foto olahan AI secara sembarangan di media sosial.

Foto hasil olahan AI juga tidak boleh diklaim sebagai karya fotografi murni milik pribadi. Cukup jadikan sebagai media hiburan dan ekspresi kreatif.

Sangat penting untuk tidak membuat konten yang memuat unsur pornografi, penipuan, fitnah, kekerasan, atau tindakan lain yang dapat merugikan pihak lain.

Komitmen terhadap etika AI ini juga sejalan dengan inisiatif seperti program Google yang menyiapkan 800 mahasiswa sebagai duta AI untuk Indonesia, yang bertujuan menyebarkan pemahaman dan penggunaan AI yang bertanggung jawab.

Dengan mengikuti panduan dan contoh prompt di atas, pengguna dapat menjelajahi nostalgia dan menciptakan momen virtual yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini melalui kecerdasan buatan.

Tren kreatif semacam ini menunjukkan bagaimana teknologi AI semakin terintegrasi dalam ekspresi personal dan storytelling visual masyarakat modern.

 

Penulis : Pak GrGntng
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pelaksanaan ANBK  Gelombang 3 Hari Pertama</title>
						                <link>https://sdn14singkawang.my.id/berita/detail/pelaksanaan-anbk--gelombang-3-hari-pertama</link>
						                <description></description>
					                </item></channel>
  	</rss>